Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts

Wednesday, April 18, 2012

Kutitipkan Cintaku kepada Langit

Lihatlah ke atas
Disana ada awan yang cerah namun menggelap di kala mendung
Ada pelangi yang berwarna-warni membentuk senyum dipipi
Mentari yang terus bersinar dengan cahaya benderang
Bintang-bintang yang berpijar tanpa kompromi
Dan rembulan yang memberi cahaya keteduhan dikala malam

Lihatlah lebih ke atas lagi
Ada langit biru walaupun menggelap ketika malam
Tingginya tak sanggup direngkuh
Namun Aku ingin menitipkan cinta kepadanya
Meskipun tangan tak sanggup menyentuhnya
Mata akan mampu selalu melihatnya
Dan hujan akan sampai ke pelupuk hatimu
Dikala Aku mulai tak sanggup menahan rindu

Hujan akan membawa kabar dari langit ke bumi
Dari Aku untuk Kamu
Dan dari Kamu untuk Aku

Teruslah memandang langit untukku
Secerah maupun semuram apapun keadaan langit

Tetaplah Kau berikan hatimu untukku
Seputih ataupun sehitam apapun kulitku
Seputih ataupun sehitam apapun rambutku
Karena cintaku untukmu tidak melihat warna
Aku mencintaimu

Sunday, February 19, 2012

Adalah Waktu

Kau pernah mengirimiku sebuah pesan singkat
Sangat singkat hingga Aku  tak tahu bagaimana membalasnya
Kau bilang Kau tidak mengerti Aku
Seharusnya waktu itu Aku berbalik dan bertanya
Karena Aku pun tak mengerti apa maksud pesan singkatmu itu
Aku pun tak mengerti Kamu
Dan Aku lebih tak mengerti lagi
Kenapa Kau tak berusaha agar mengerti Aku?
Ataukah Aku salah, karena Aku juga tak mengerti Kamu?
Entahlah, Kini hanya waktu yang bisa menjawabnya
Maafkan Aku yang tak bisa percaya padamu
Meskipun Kau baik, Kau pintar, Kau punya akal
Tapi manusia pun punya kelemahan bukan?
Dan manusia bisa berubah bukan?
Bisa jadi perasaanmu padaku juga akan berubah
Atau sebaliknya perasaanku padamu yang akan berubah
Satu-satunya yang bisa dipercaya saat ini
adalah waktu . . .

Sunday, January 29, 2012

Hijau dengan atau Tanpa Daun

Hijau...

Hijau itu... menarik
Hijau itu... menyejukkan
Melihat hijau... seperti melihat kehidupan
Melihat hijau... merasa damai
Aku suka hijau

Baju hijau
Celana hijau
Tas hijau
Sepatu hijau
Semua hijau
Tapi bukan lemper

Tembok hijau
Lantai hijau
Sepeda hijau
Kasur hijau
Semua hijau
Tapi bukan lumutan

Hanya saja hijau itu... warna favorit

Sawah hijau
Taman hijau
Hutan hijau
Bukit hijau
Hijau dengan atau tanpa daun

Aku suka :)

Saturday, January 14, 2012

Cintaku Apa Adanya

Kau…
Kau kirimkan isyarat cinta pada hatiku yang sepi
Kau cairkan hatiku yang beku
Kau jelajahi hatiku yang kosong
Kau bagai penjajah di lubuk hatiku
Masuk menyelinap kemudian bersemedi mengisi ruang-ruang kosong hatiku

Bayangmu slalu menghias memori dalam celah di otakku
Namun ragamu serasa begitu jauh
Kau ciptakan batas yang tak bisa kusentuh
Hanya bayangmu yang kerap kali menyapa

Aku takut kehilanganmu sayang
Aku takut perpisahan itu tiba sebelum Kita bersatu
Aku takut kehilangan bayangmu, ragamu, dan hatimu
Namun kusadari, tak seharusnya rasa takut itu ada
Karena Kau bukanlah milikku sayang
Kita adalah milik-Nya, milik sang pencipta

Di atas bumi dan di bawah langit
Aku ingin mengucap sebuah janji
Aku ingin mencintaimu karena-Nya
Aku ingin mencintaimu dengan tulus, ikhlas, dan apa adanya

Maka biarlah rasa ini mengalir begitu saja
Tanpa ada rasa takut, ragu, atau cemas
Kupercayakan Tuhan slalu menjagamu
Kupercayakan jalan itu tetaplah indah

Tuesday, October 11, 2011

Cerita kepada Malam

Aku ingin bercerita,

Ceritakan kisah kepada malam yang kian larut..

Dialah yang setiap hari membawaku terlelap dalam mimpi indah..

Malam ini terasa hening, sehening prakara yg tak kunjung usai ini..

Dan aku sedang berfikir,

Memikirkan sesuatu yg tak pernah kutemui jalan keluarnya...

Aku senang, namun Aku juga sedih..

Aku sedih, namun Aku juga senang..

- Oktober, 2011

Friday, June 3, 2011

Kala Bimbang

Terlintas pertanyaan dalam diri
Haruskah diri ini diam dalam kedamaian
Ataukah memberontak dalam terjangan badai kehidupan
Menapis segala keterbatasan
Dan masih pantaskan aku untuk hidup dalam kebinasaan?

Sedang disatu pihak mengatasnamakan 'semangat'
Dengan segala keagungan terus membangkitkan gairahku
Sedang yang lain mengatasnamakan 'keputusasaan'
Dengan segala amarah terus mengombangambingku

Sementara aku hanya diam dipersimpangan
Menunggu waktu memutuskan, Jalan mana yang akan kupilih?

(Surabaya, 2011)

Wednesday, January 14, 2009

Menjadi Berarti

Aku ingin menulis 
Menulis tentang waktu yang telah mendewasakanku
Menjadikanku manusia yang tak hanya disebut sebagai manusia saja
Karena aku ingin menjadi manusia yang punya arti
Manusia yang dapat menciptakan seulas senyum di bibir sang pertiwi
Manusia yang dapat menciptakan setitik cahaya dalam kegelapan
Manusia yang dapat memberi kesejukan disaat semua merasa gerah
Manusia yang dapat meringankan beban disaat mereka merasa berat
Menulis tentang waktu yang telah mengajariku banyak hal
Karena aku hidup dalam dimensi waktu, yang selalu berubah dan tak pernah kembali
Aku ingin menulis
Menulis tentang dunia yang telah memberiq kehidupan
Menulis tentang alam yang telah mengajariku arti sebuah kesabaran dan keikhlasan
Menulis tentang manusia lain yang tak henti menemani dan menghibur di kala aku susah
Menulis tentang mimpi-mimpi yang menjadikanku sebagai manusia pejuang yang tak kenal lelah
Menulis tentang ibu yang telah melahirkan dan merawatku
Menulis tentang ayah yang selalu menjaga dan melindungiku
Dan menulis tentang adik-adik yang menjadikanku manusia yang tak hanya memikirkan dirinya sendiri
Betapa ini semua adalah anugrah-Mu yang tak ternilai harganya
Yang tak bisa dibeli meskipun dengan triliunan rupiah
Aku ingin menulis putihnya awan yang memberi keindahan langit dengan kelembutannya
Aku ingin menulis tentang hujan, yang atas keberadaanya dapat membuat girang beberapa orang yang kekurangan air
Aku ingin menulis, menulis tentang mentari yang menjadi penerang di siang hari dan ribuan kerlip bintang yang menghiasi malam yang gelap
Aku ingin menulis tentang perjalanan manusia yang tidak biasa, terus berjalan mencapai mimpinya
Aku ingin menulis tentang d0'a-d0'a yang terucap dibibir manusia yang kemudian terkabulkan oleh-Mu karena kesabaran dan ketulusanya serta kebesaran-Mu
Betapa semua yang Kau ciptakan sungguh berarti bagi kita
Maka aku ingin menjadi salah satu ciptaan-Mu yang berarti bagi dunia, seperti dunia yang sungguh berarti bagiku
Dan tulisan ini, aku ingin menjadikanya berarti
Aku yakin aku bisa dan aku pasti bisa

(Surabaya, 2009)